Perumusan Indikator RPP Kurikulum 2013
Perumusan Indikator
- Indikator dirumuskan dari KD.
- Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur.
- Dirumuskan dalam kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
- Tidak menggunakan kata yang bermakna ganda.
- Hanya mengandung satu tindakan.
- Memperhatikan karakteristik mata pelajaran, potensi dan kebutuhan peserta didik, sekolah, masyarakat dan lingkungan/daerah.
Setiap tahapan berfikir tersebut memiliki kata kerja operasional.
2. Tentukan KD yang akan diturunkan menjadi indikator.
2. Tentukan KD yang akan diturunkan menjadi indikator.
3.2.2. Menjelaskan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.3. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.3. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
- Indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK.
- Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi minimal yang terdapat pada KD.
- Memiliki sasaran untuk mengukur ketercapaian standar minimal dari KD.
- Dinyatakan secara tertulis dalam pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga kompetensi minimal yang harus dikuasai siswa tercapai berdasarkan tuntutan KD mata pelajaran.
- Indikator yang harus diujikan kepada siswa (dinilai) adalah indikator kunci.
- Indikator kunci tidak boleh terabaikan oleh pendidik dalam pelaksanaan penilaian, karena indikator inilah yang menjadi tolok ukur dalam mengukur ketercapaian kompetensi minimal siswa berdasarkan KD.
- Di samping itu, pencapaian komptensi minimal ini merupakan pencapaian yang berstandar nasional.
- Seperti halnya dengan indikator pendukung dan indikator pengayaan di dalam melakukan penilaian disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pemahaman peserta didik terhadap indikator kunci yang telah diberikan.

Komentar
Posting Komentar