Memahami Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas

Menurut beberapa sumber yang pernah dipelajari, terdapat beberapa karakteristik khusus dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu:
- Adanya masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran pada diri guru bahwa praktik yang dulakukannya selama ini di kelas mempunyai masalah yang perlu diselesaikan. Dengan perkataan lain, guru merasa bahwa ada sesuatu yang harus di perbaiki dalam praktik pembelajaran yang dilakukannya selama ini, dan diprakarsai dari dalam guru sendiri (an inquiry of practice from whitin), bukan oleh orang luar.
- Self reflektif inquiry, atau penelitian melalui refleksi diri, merupakan ciri PTK yang paling esensial. Untuk melakukan refleksi, guru berusaha bertanya pada diri sendiri, misalnya dengan mengajukan pertanyaan berikut:
- Apakah saya sudah member contoh yang baik?
- Apakah saya sudah memberi kesempatan beratanya kepada siswa?
- Apakah saya sudah memberi latihan yang memadai kepada siswa?
- Apakah hasil latihan siswa sudah saya komentari?
- Apakah bahasa yang saya gunakan dapat dipahami siswa?
Dari pertanyaan seperti di atas guru akan dapat memperkirakan penyebab dari masalah yang dihadapi dan kemudian akan mencoba mencari jalan keluar untuk memperbaiki/meningkatkan hasil belajar siswa.
- Penelitian kelas dilakukan di dalam kelas, sehingga focus penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran berupa perilaku guru dan siswa dalam melakukan interaksi;
- Penelitian Kelas bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran. Dimana perbaikan dilakukan secara bertahap dan terus menerus, selama kegiatan penelitian dilakukan. Oleh karena itu, dalam PTK dikenal adanya siklus tindakan (action) yang dilakukan berulang-ulang dalam rangka mencapai perbaikan yang diinginkan.
Untuk lebih jelas perbedaan PTK dengan penelitian kelas non-PTK dapat kita amati pada table di bawah ini:
No
|
Aspek
|
Penelitian Tindakan Kelas
|
Penelitian Kelas Non-PTK
|
1
|
Peneliti
|
Guru
|
Orang Luar
|
2
|
Rencana Penelitian
|
Oleh Guru (mungkin dibantu orang luar)
|
Oleh Peneliti
|
3
|
Munculnya masalah
|
Dirasakan oleh guru (mungkin dengan dorongan oleh orang luar)
|
Dirasakan orang luar
|
4
|
Ciri Utama
|
Ada tindakan untuk perbaikan yang berulang (siklus)
|
Belum tentu ada
|
5
|
Peran guru
|
Sebagai Guru dan peneliti
|
Sebagai Guru (Objek Penelitian)
|
6
|
Tempat Penelitian
|
Kelas
|
Kelas
|
7
|
Proses Pengumpulan data
|
Oleh guru sendiri atau bantuan orang lain
|
Oleh Peneliti
|
8
|
Hasil Penelitian
|
Langsung dimanfaatkan oleh guru dan dirasakan oleh Kelas
|
Menjadi milik peneliti belum tentu dimanfaatkan oleh guru
|
memperjelas posisi PTK ada baiknya kita juga menyimak pendapat lain berkenaan dengan perbedaan PTK dengan Penelitian Formal lainnya, yaitu:
No
|
Aspek
|
Penelitian Tindakan Kelas
|
Penelitian Kelas Non-PTK
|
1
|
Motivasi
|
Tindakan
|
Kebenaran
|
2
|
Sumber Masalah
|
Diagnosis Status
|
Induktif-Deduktif
|
3
|
Tujuan
|
Memperbaiki praktik, sekarang dan di sini
|
Verifikasi dan menemukan pengetahuan yang dapat digeneralisasi
|
4
|
Peneliti yang terlibat
|
Pelaku dari dalam
|
Orang luar yang berminat
|
5
|
Sampel
|
Kasus Khusus
|
Sampel yang representative
|
6
|
Metodologi
|
Longgar tapi berusaha untuk Objektif-Jujur-tidak memihak (Impartiality)
|
Baku dan Objektivitas dan ketidakmemihakan yang terintegrasi (build-in objectivity and impartiality)
|
7
|
Penafsiran hasil penelitian
|
Untuk memahami praktik melalui refleksi oleh praktisi yang membangun
|
Mendeskripsikan, mengabstraksi, serta menyimpulkan, dan membentuk teori oleh ilmuwan
|
8
|
Hasil Akhir
|
Siswa belajar lebih baik (Proses dan Produk)
|
Pengetahuan, prosedur, atau materi yang teruji
|
Demikian sajian informasi mengenai Memahami KarakteristikPenelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dapat Penulis sampaikan dalam kesempatan ini. Semoga Bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar